jump to navigation

Mutiara

“Saling menghadiahilah kalian niscaya kalian akan saling mencintai.” [HR. Al-Bukhari dalam Al-Adabul Mufrad no. 594, dihasankan Al-Imam Al-Albani rahimahullahu dalam Irwa`ul Ghalil no. 1601]

“Bertakwalah kepada Allah di mana saja engkau berada. Dan susullah kejelekan dengan kebaikan, niscaya kebaikan itu akan menghapuskan kejelekan tersebut, dan bergaullah dengan manusia dengan akhlak yang baik.” [HR. Ahmad dan At-Tirmidzi, dihasankan Asy-Syaikh Al-Albani dalam Shahihul Jami’ no. 97]

Rasulullah shallallahu‘alaihi wa sallam menjenguk seorang pemuda yang sedang sakit. Beliau bertanya: “Bagaimana keadaanmu?” Ia menjawab: “Wallahi ya Rasulullah, sungguh saya mengharap rahmat Allah & takut adzab-Nya karena dosa-dosaku.” Beliau bersabda: “Tidaklah dua sifat ini ada pada hamba yang sedang sakit, kecuali Allah akan memberi apa yang ia harapkan & mengamankannya dari apa yang ia takutkan.” [HR. Tirmidzi]

“Sebaik-baik hari yang matahari terbit padanya adalah hari Jumat. Di hari itu Adam diciptakan, di hari itu ia dimasukkan jannah, dan di hari itu ia dikeluarkan dari jannah. Dan tidaklah kiamat itu ditegakkan kecuali pada hari Jumat.” [HR.Muslim dalam As-Shahih (2/585 no.85)]

“Kalian tidak akan masuk surga sampai kalian beriman, dan kalian tidak dikatakan beriman hingga kalian bisa saling mencintai. Maukah kalian aku tunjukkan satu amalan yang bila kalian mengerjakannya kalian akan saling mencintai? Yaitu sebarkanlah salam di antara kalian.” [HR. Muslim no. 192]

“Sesungguhnya segala sesuatu ada puncaknya (punuknya) dan puncak dari Al-Qur’an adalah surah Al-Baqarah. Sungguh setan bila mendengar dibacakannya surah Al-Baqarah, ia akan keluar dari rumah yang di dalamnya dibacakan surat Al-Baqarah tersebut.” [HR. Al-Hakim, dihasankan Al-Albani rahimahullahu dalam Ash-Shahihah no. 588]

“Rabbisyrahliy shadriy wa yassirliy amriy wahlul ‘uqdatatam mil lisaaniy yafqahuu qauliy.”
“Wahai Rabbku, lapangkanlah dadaku dan mudahkanlah urusanku dan lepaskanlah kekakuan lidahku supaya mereka mengerti perkataanku.”
[Do’a Nabi Musa ‘alayhissalaam dalam Surat Thaahaa ayat 25-28]

“Barangsiapa menahan amarahnya padahal dia mampu untuk melakukan –pembalasan– maka Allah Subhanahu wa Ta’ala akan memanggilnya di hari kiamat di hadapan para makhluk sehingga memberikan pilihan kepadanya, bidadari mana yang ia inginkan.” [Hadits ini dihasankan oleh Asy-Syaikh Al-Albani dalam Shahih Sunan Ibnu Majah no. 3394]

“Sesungguhnya sifat lemah lembut tidaklah berada pada sesuatu kecuali akan membuat indah sesuatu tersebut dan tidaklah sifat lemah lembut dicabut dari sesuatu kecuali akan membuat sesuatu tersebut menjadi buruk.” [HR. Muslim]

“Qailulah-lah (istirahat sianglah) kalian, sesungguhnya setan-setan itu tidak pernah istirahat siang.” [HR. Abu Nu’aim dalam Ath-Thibb, dikatakan oleh Al-Imam Al-Albani rahimahullahu dalam Ash-Shahihah no. 1637: isnadnya shahih]

“Sesungguhnya setiap amalan hanyalah tergantung dengan niat-niatnya dan setiap orang hanya akan mendapatkan apa yang dia niatkan, maka barangsiapa yang hijrahnya kepada Allah dan RasulNya maka hijrahnya kepada Allah dan RasulNya dan barangsiapa yang hijrahnya karena dunia yang hendak dia raih atau karena wanita yang hendak dia nikahi maka hijrahnya kepada apa yang dia hijrah kepadanya”. [HR Bukhari dan Muslim]

“Maukah aku beritahukan kepada kalian, istri-istri kalian yang menjadi penghuni surga yaitu istri yang penuh kasih sayang, banyak anak, selalu kembali kepada suaminya. Di mana jika suaminya marah, dia mendatangi suaminya dan meletakkan tangannya pada tangan suaminya seraya berkata: “Aku tak dapat tidur sebelum engkau ridha.” [HR. An-Nasai]

“Ada dua kenikmatan yang kebanyakan manusia melalaikannya, yaitu kesehatan dan waktu luang.” [HR. Al-Bukhari dari shahabat Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma]

“Barangsiapa yang beramal dengan suatu amalan yang bukan termasuk bimbingan dan petunjuk kami, maka amalan itu tertolak.” [HR. Muslim]

“Dan apabila kamu minta maka mintalah kepada Allah dan apabila kamu minta tolong maka minta tolonglah kepada Allah.” [HR. Tirmidzi]

“Cintailah orang yang kau cintai sedang-sedang saja, boleh jadi suatu ketika dia menjadi yang paling kau benci. Bencilah orang yang kau benci sedang-sedang saja, karena bisa jadi suatu ketika dia menjadi yang paling kau cintai.” [HR. At-Tirmidzi dishahihkan Asy-Syaikh Al-Albani dalam Shahihul Jami’ no. 178 dari ‘Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu]

“Janganlah kalian mencabut uban, karena ia merupakan cahaya seorang muslim di hari kiamat.” [HR. Abu Dawud. Al-Imam An-Nawawi rahimahullahu dalam Riyadush Shalihin menghasankannya]

“Jangan sekali-kali engkau meremehkan perkara kebaikan walaupun hanya berwajah cerah ketika engkau bertemu dengan saudaramu.” [HR. Muslim no.6633]

Rasulullah shallallahu ‘alayhi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang hendak menasihati pemerintah dengan suatu perkara maka janganlah ia tampakkan di khalayak ramai. Akan tetapi hendaklah ia mengambil tangan penguasa (raja) dengan empat mata. Jika ia menerima maka itu (yang diinginkan) dan kalau tidak, maka sungguh ia telah menyampaikan nasihat kepadanya. Dosa bagi dia dan pahala baginya (orang yang menasihati).”

Hadits ini dikeluarkan oleh Imam Ahmad, Al Khaitsami dalam Al Majma’ 5/229, Ibnu Abi Ashim dalam As Sunnah 2/522, Abu Nu’aim dalam Ma’rifatus Shahabah 2/121. Riwayat ini banyak yang mendukungnya sehingga hadits ini kedudukannya shahih bukan hasan apalagi dlaif sebagaimana sebagian ulama mengatakannya. Demikian keterangan Syaikh Abdullah bin Barjas bin Nashir Ali Abdul Karim (lihat Muamalatul Hukam fi Dlauil Kitab Was Sunnah halaman 54)

“Tidaklah seorang istri menyakiti suaminya di dunia, melainkan istrinya dari kalangan bidadari akan berkata, “Janganlah engkau menyakitinya. Semoga Allah memusuhimu. Dia (sang suami) hanyalah tamu di sisimu; hampir saja ia akan meninggalkanmu menuju kepada kami”. [HR. At-Tirmidziy Kitab Ar-Rodho’ (1174) dan Ibnu Majah dalam Kitab An-Nikah (2014) dishahihkan oleh Al-Albaniy dalam Adab Az-Zifaf (hal. 212)]

“Tidak boleh dengki kecuali pada dua hal; seseorang yang Allah beri harta lalu dipakai untuk dihabiskan di jalan al-haq; dan seseorang yang diberi Allah hikmah lalu dia memutuskan dengan hikmah itu dan mengajarkannya.” [HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu]

Nabi -shallallahu alaihi wasallam- bersabda, “Jika kalian mendengar ayam berkokok maka mintalah keutamaan dari Allah karena sesungguhnya dia (ayam itu) melihat malaikat, dan jika kalian mendengar suara keledai maka berlindunglah kepada Allah dari setan karena sesungguhnya dia melihat setan.” [HR. Al-Bukhari: 4/89. Diriwayatkan juga oleh Muslim: 4/2092 dari hadits Abu Hurairah]

“Doa seorang muslim kepada saudaranya secara rahasia dan tidak hadir di hadapannya adalah sangat dikabulkan. Di sisinya ada seorang malaikat yang ditunjuk oleh Allah. Setiap kali ia berdoa untuk saudaranya dengan kebaikan, malaikat tersebut berkata (kepadanya): “Ya Allah, kabulkanlah, dan (semoga) bagimu juga (mendapatkan balasan) yang semisalnya.” [HR. Muslim]

“Doa seseorang senantiasa akan dikabulkan selama dia tidak berdoa untuk perbuatan dosa ataupun untuk memutuskan tali silaturahim, serta selama dia tidak tergesa-gesa.” Seorang sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah yang dimaksud dengan tergesa-gesa?” beliau menjawab: “Yakni dia mengatakan, ‘Aku telah berdoa dan terus berdoa tetapi belum juga dikabulkan.’ Setelah itu, dia merasa putus asa dan berhenti berdoa.” [HR. Al-Bukhari no. 6340 dan Muslim no. 2735]

“Barangsiapa yang menghafal sepuluh ayat dari awal-awal surat Al-Kahfi, niscaya terjaga dari (fitnah) dajjal.” [HR. Muslim dari Abu Darda’ radhiyallahu ‘anhu]

“Saling memberi hadiahlah kalian, niscaya kalian akan saling mencintai.”

[HR. Al-Bukhari dalam Al-Adabul Mufrad no. 594, dihasankan Al-Imam Al-Albani rahimahullahu dalam Irwa`ul Ghalil no. 1601]

“Tidaklah berkumpul suatu kaum dalam satu masjid dari masjid Allah, mereka membaca Kitabullah (Al Qur’an), saling mengajar di antara mereka kecuali akan turun kepada mereka suatu ketenangan, akan diliputi rahmat dan akan dikelilingi oleh para malaikat dan Allah akan selalu menyebut di sisi-Nya.” [HR. Muslim]

“Mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya di antara mereka. Dan sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap istri-istrinya.” [HR. Ahmad 2/527, At-Tirmidzi no. 1172. Dihasankan oleh Asy-Syaikh Muqbil rahimahullah dalam Ash-Shahihul Musnad, 2/336-337]

“Wanita itu dinikahi karena empat perkara yaitu karena hartanya, karena keturunannya, karena kecantikannya, dan karena agamanya. Maka pilihlah olehmu wanita yang punya agama, engkau akan beruntung.” [HR. Al-Bukhari no. 5090 dan Muslim no. 1466]

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal shalih, bagi mereka adalah surga Firdaus menjadi tempat tinggal mereka. Mereka kekal di dalamnya, mereka tidak ingin berpindah darinya.” [Al Kahfi: 107-108]

Sa’d bin ‘Ubadah radhiyallahu ‘anhu berkata,”Seandainya aku melihat seorang laki-laki bersama istriku niscaya aku akan memukul laki-laki itu dengan pedang bukan pada bagian sisinya (yang tumpul).”

Rasulullah bersabda,”Apakah kalian merasa heran dengan cemburunya Sa’d? Sungguh aku lebih cemburu daripada Sa’d dan Allah lebih cemburu daripadaku.”

[HR. Al-Bukhari dalam Kitab An-Nikah, Bab Al-Ghirah dan Muslim no. 3743]

“Nikahilah oleh kalian wanita yang penyayang lagi subur (banyak anaknya) karena aku akan berbangga-bangga dengan banyaknya kalian di hadapan umat-umat yang lain.” [HR. Abu Daud dan Nasai. Dishahihkan oleh Syaikh Muqbil dalam “Ash Shahihul Musnad Mimma Laysa fis Shahihain” 2/211]

“Seorang mu’min memandang dosa-dosanya seakan-akan ia duduk di bawah sebuah gunung yang ditakutkan akan jatuh menimpanya. Sementara seorang fajir/pendosa memandang dosa-dosanya seperti seekor lalat yang lewat di atas hidungnya, ia cukup mengibaskan tangan untuk mengusir lalat tersebut.” [Al-Imam Al-Bukhari rahimahullah dalam shahihnya (no. 6308) menyebutkan ucapan sahabat yang mulia Ibnu Mas’ud radhiyallahu’anhu]

“Allah telah menulis takdir-takdir seluruh makhluk (pada kitab lauh mahfudz) 50.000 tahun sebelum menciptakan langit dan bumi.” [HR. Al-Imam Muslim dari shahabat Abdullah ibn Amr ibn Al-Ash radhiyallahu ‘anhu]

“Ada tiga doa yang tidak tertolak. Doanya orang yang berpuasa ketika berbuka, pemimpin yang adil, dan doa orang yang terzhalimi.” [HR. Tirmidzi]

“Orang yang berpuasa memiliki dua kebahagiaan, kebahagiaan ketika berbuka puasa dan kebahagiaan ketika bertemu dengan Rabb-nya kelak.” [HR. Muslim no. 1151]

“Barangsiapa yang menempuh suatu jalan, ia mencari suatu ilmu dalam perjalanannya tersebut, Allah Ta’ala akan memudahkan baginya suatu jalan menuju surga.” [HR. Muslim no. 2699 dari shahabat Abu Hurairah radhiallaahu ‘anhu]

Cinta adalah sebuah amalan hati yang akan terwujud dalam (amalan) lahiriah. Apabila cinta tersebut sesuai dengan apa yang diridhai Allah, maka ia akan menjadi ibadah. Dan sebaliknya, jika tidak sesuai dengan ridha-Nya maka akan menjadi perbuatan maksiat. Berarti jelas bahwa cinta adalah ibadah hati yang bila keliru menempatkannya akan menjatuhkan kita ke dalam sesuatu yang dimurkai Allah yaitu kesyirikan.

“Di waktu malam terdapat satu saat dimana Allah akan mengabulkan doa setiap malam.” [HR Muslim No. 757]

Dalam riwayat lain juga disebutkan oleh beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam:

“Rabb kalian turun setiap malam ke langit dunia tatkala lewat tengah malam, lalu Ia berfirman: “Adakah orang yang berdoa agar Aku mengabulkan doanya?” [HR Bukhari 3/25-26]

Dalam riwayat lain disebutkan, bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala juga berfirman:

“Barangsiapa yang memohon ampun kepada-Ku, niscaya Aku mengampuninya, siapa yang memohon (sesuatu) kepada-Ku, niscaya Aku pun akan memberinya, dan siapa yang berdoa kepada-Ku, niscaya Aku akan mengabulkannya.” Hal ini terus terjadi sampai terbitnya fajar. [Tafsir Ibnu Katsir 3/54]

“Saat yang paling dekat seorang hamba dengan Rabbnya adalah ketika ia sujud. Maka perbanyaklah doa ketika itu.” [HR. Muslim]

“Hamba-hamba Allah yang paling dicintai oleh Allah adalah yang paling baik akhlaknya di antara mereka.” [HR. Ath Thabrani dan dishahihkan oleh Al Albani dalam As Silsilah Ash Shahihah no. 433]

“Sungguh sangat menakjubkan urusan seorang mukmin, karena segala urusannya adalah berupa kebaikan. Dan tidaklah didapatkan keadaan yang seperti ini kecuali pada diri seorang mukmin saja. Ketika dia mendapatkan kebahagiaan, dia segera bersyukur.Maka itu menjadi kebaikan baginya. Dan ketika dia mendapatkan kesusahan dia bersabar. Maka itu menjadi kebaikan baginya.”[HR. Muslim dari Shuhaib bin Sinan radhiyallahu ‘anhu]

“Posisi kesabaran dalam iman seperti posisi kepala dalam tubuh” [‘Ali bin Abi Thalib radhiallahu ‘anhu]

ungkapan ini cukup jelas maknanya yaitu orang yang tidak punya kesabaran ibarat orang yang tidak punya kepala, sehingga tidak ada iman bagi orang yang tidak punya kesabaran, sebagaimana ia tidak punya kepala dalam tubuhnya.

sebagaimana ucapan penyair:

“Sabar itu seperti namanya, pahit rasanya, akan tetapi akibatnya lebih manis dari madu.”

Sabar ada tiga macam:

1.Sabar dalam ketaatan pada Allah.

2.Sabar dalam menjauhi kemaksiatan kepada Allah.

3.Sabar dalam menghadapi taqdir Allah.

“Orang yang kuat bukan yang banyak mengalahkan orang dengan kekuatannya. Orang yang kuat ialah yang mampu menahan dirinya di saat marah.” [HR. Al-Bukhari no. 6114]

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda: “Aku berdiri di muka pintu Syurga, maka aku dapatkan mayoritas penghuninya adalah orang-orang miskin, sedang orang-orang kaya masih tertahan oleh perhitungan kekayaannya. Dan ahli neraka telah diperintahkan masuk neraka. Dan ketika aku berdiri di dekat pintu neraka, maka aku dapatkan mayoritas penghuninya adalah para wanita.” [HR. Bukhari dan Muslim]

Haknya seorang ibu lebih besar daripada sekedar disambut sehari dalam setahun. Bahkan seorang ibu mempunyai hak yang harus dilakukan oleh anak-anaknya, yaitu memelihara dan memperhatikannya serta menta’atinya dalam hal-hal yang tidak maksiat kepada Allah Azza wa Jalla disetiap waktu dan tempat. [Majmu’ Fatawa, 2/300-301 soal no. 353]

… seandainya salah seorang wanita penduduk Surga menengok penduduk bumi niscaya dia akan menyinari antara keduanya (penduduk Surga dan penduduk bumi) dan akan memenuhinya bau wangi-wangian. Dan setengah dari kerudung wanita Surga yang ada di kepalanya itu lebih baik daripada dunia dan isinya. [HR. Bukhari dari Anas bin Malik radliyallahu ‘anhu]

Ilmu itu lebih baik daripada harta. Ilmu akan menjagamu sedangkan kamulah yang akan menjaga harta. Ilmu itu hakim (yang memutuskan berbagai perkara) sedangkan harta adalah yang dihakimi. Telah mati para penyimpan harta dan tersisalah para pemilik ilmu, walaupun diri-diri mereka telah tiada akan tetapi pribadi-pribadi mereka tetap ada pada hati-hati manusia. [‘Ali bin Abi Thalib radhiyallaahu ‘anhu]

Hendaklah salah seorang dari kalian memiliki hati yang bersyukur, lisan yang senantiasa berdzikir dan istri mukminah yang akan menolongmu dalam perkara akhirat. [HR. Ibnu Majah no. 1856, dishahihkan Asy-Syaikh Al Albani rahimahullah dalam Shahih Ibnu Majah no. 1505]

Untuk mendefinisikan cinta sangatlah sulit, karena tidak bisa dijangkau dengan kalimat dan sulit diraba dengan kata-kata. Ibnul Qayyim mengatakan: “Cinta tidak bisa didefinisikan dengan jelas, bahkan bila didefinisikan tidak menghasilkan (sesuatu) melainkan menambah kabur dan tidak jelas, (berarti) definisinya adalah adanya cinta itu sendiri.” [Madarijus Salikin, 3/9]

Abdullah bin Amr ibnul Ash rahimahullah mengkhabarkan bahwasanya Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda : “Dunia ini adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasannya adalah wanita shalihah.” [HR. Muslim]

Wahai anakku janganlah kecantikan seorang wanita itu membuat kamu lupa menelusuri asal-usulnya, nasabnya, karena sesungguhnya menikahi wanita yang mulia adalah tangga menuju kemuliaan. [Atsar dari ulama salaf]

Ibnu Hajar mengatakan: “Kami meriwayatkan dalam Al-Muhamiliyyat dengan sanad yang hasan dari Jubair bin Nufair bahwa ia berkata: ‘Para shahabat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bila bertemu di hari Id, sebagian mereka mengatakan kepada sebagian yang lain:

تَقَبَّلَ اللهُ مِنَّا وَمِنْكَ

“Semoga Allah menerima (amal) dari kami dan dari kamu.” [Lihat pula masalah ini dalam Ahkamul ‘Idain karya Ali Hasan hal. 61, Majmu’ Fatawa, 24/253, Fathul Bari karya Ibnu Rajab, 6/167-168]

Dan Kami perintahkan kepada manusia (untuk berbakti kepada) kedua orangtuanya. Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah dan menyapihnya dalam dua tahun maka bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orangtuamu dan hanya kepada-Kulah kembalimu. [Luqman: 14]

Barangsiapa yang membaca satu huruf dari Kitabullah (Al-Qur’an) maka baginya satu kebaikan, dan kebaikan itu akan dilipatkan sepuluh kali pahala. Tidaklah aku katakan bahwa alif lam mim itu satu huruf, akan tetapi alif satu huruf, lam satu huruf, mim satu huruf. [HR. At-Tirmidzi]

Merokok adalah haram; menanam tembakau adalah haram; berdagang rokok adalah haram, karena pada rokok terdapat bahaya besar. Sungguh telah diriwayatkan dalam sebuah hadits,”Tidak boleh membahayakan diri sendiri dan orang lain”. [HR. Ibnu Majah (2341)] – Al Lajnah Ad Da’imah

Sebaik-baik wanita adalah yang membahagiakanmu tatkala kamu memandangnya dan mentaatimu tatkala kamu memerintahkannya serta menjaga harga dirinya dan hartamu tatkala kamu tidak ada.

Menyia-nyiakan waktu itu lebih jelek daripada kematian. Menyia-nyiakan waktu akan memutuskanmu dari Allah dan akhirat, sedangkan kematian hanyalah memutuskanmu dari dunia dan penghuninya. [Ibnul Qayyim, Al Fawa’id]

Ketahuilah, dengan berdzikir pada Allah, hati menjadi tenteram..

Nikahilah oleh kalian (wanita) yang penyayang dan banyak anak, karena aku akan berbangga dengan banyaknya kalian di hadapan umat-umat. [HR. Abu Dawud dan dishahihkan oleh Al-Albani rahimahullahu dalam Al-Irwa` no. 1784]

Sesungguhnya pertolongan Allah dan kemenangan itu dekat.. Berjuang dan bersabarlah..

Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan..

Dari Abu Hurairah dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau berkata “… Allah tidak akan menambah kepada orang yang pemaaf kecuali kemuliaan. Tidaklah orang yang merendahkan diri kepada Allah melainkan Allah akan meninggikan derajatnya.” [HR Muslim]

Sesungguhnya segala puji bagi Allah. Kita memuji-Nya, memohon pertolongan dan ampunan-Nya. Dan kita berlindung kepada Allah dari jahatnya nafsu dan jeleknya amalan. Barangsiapa yang diberi hidayah oleh Allah maka tiada yang mampu menyesatkannya dan barangsiapa yang telah disesatkan-Nya maka tiada yang mampu menunjukinya.

Sedikit tetapi sunnah jauh lebih baik dari pada banyak tetapi bid’ah

“Bertakwalah kepada Allah dan bersabarlah. Dan aku (Rasulullah) adalah sebaik-baik Salaf bagimu.” – Fathimah bintu Rosulillah rodliyallohu ‘anha. [H.R Muslim]

Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘annii.. Ya Allah, Engkau Maha Pengampun dan mencintai orang yang meminta ampunan, maka ampunilah aku..

Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam sering beri’tikaf pada setiap Ramadhan selama sepuluh hari dan manakala tibanya tahun yang mana beliau diwafatkan padanya, beliau (pun) beri’tikaf selama dua puluh hari. [Riwayat Bukhari (4/245)]

“Barangsiapa berdiri (shalat) pada malam Lailatul Qadar dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” [HR Bukhari 4/217 dan Muslim 759]

‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, (dia) berkata, “Aku bertanya, Ya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, apa pendapatmu jika aku tahu kapan malam Lailatul Qadar (terjadi), apa yang harus aku ucapkan?” Beliau menjawab, “Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘annii. Ya Allah, Engkau Maha Pengampun dan mencintai orang yang meminta ampunan, maka ampunilah aku.” [HR Tirmidzi (3760) dan Ibnu Majah (3850)]

Tidak semua orang memiliki keberanian sejati. Tahukah anda apakah keberanian sejati itu? Keberanian sejati adalah sikap bersedia dikoreksi bila salah dan siap menerima kebenaran meskipun dari orang yang memiliki kedudukan lebih rendah.

“Setiap amalan anak Adam akan dilipatgandakan pahalanya, satu kebaikan akan berlipat menjadi 10 kebaikan sampai 700 kali lipat. Allah ta’ala berkata: ‘Kecuali puasa, maka Aku yang akan membalas orang yang menjalankannya karena dia telah meninggalkan keinginan-keinginan hawa nafsunya dan makannya karena Aku.” [HR Muslim]

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Ada tiga orang yang tidak akan tertolak do’a mereka: seorang yang puasa ketika sedang berbuka, seorang imam yang adil, dan do’a seorang yang terzhalimi.” [HR Tirmidzi, Ibnu Majah, Ibnu Hibban]

marhaban yaa ramadhan.. mari kita berpuasa dan berhari raya bersama pemerintah kaum muslimin.. indahnya kebersamaan..

Rasulullah -Shallallahu ‘alayhi wa sallam- melarang membunuh shurod, kodok, semut, dan hud-hud. [HR. Ibnu Majah dengan sanad yang shohih]

::memperbaiki kesalahan di bulan ramadhan:: PERTAMA : Menentukan masuknya bulan Ramadhan dengan menggunakan ilmu Falaq atau ilmu Hisab.

::memperbaiki kesalahan di bulan ramadhan:: KEDUA : Kebiasaan berpuasa sehari atau dua hari sebelum Ramadhan dengan maksud ihtiyath (berjaga-jaga).

::memperbaiki kesalahan di bulan ramadhan:: KETIGA : Meninggalkan makan sahur.

::memperbaiki kesalahan di bulan ramadhan:: KEEMPAT : Mempercepat makan sahur.

::memperbaiki kesalahan di bulan ramadhan:: KELIMA : Menjadikan tanda imsak sebagai batasan sahur.

::memperbaiki kesalahan di bulan ramadhan:: KELIMA : Menjadikan tanda imsak sebagai batasan sahur.

::memperbaiki kesalahan di bulan ramadhan:: KEENAM : Melafadzkan niat puasa ketika makan sahur.

::memperbaiki kesalahan di bulan ramadhan:: KETUJUH : Tidak berniat dari malam hari.

::memperbaiki kesalahan di bulan ramadhan:: KEDELAPAN : Anggapan tidak sahnya puasa orang yang junub atau yang semakna dengannya bila bangun setelah terbitnya fajar dan belum mandi.

::memperbaiki kesalahan di bulan ramadhan:: KESEMBILAN : Mengakhirkan buka puasa.

::memperbaiki kesalahan di bulan ramadhan:: KESEPULUH : Anggapan bahwa muntah adalah pembatal puasa.

::memperbaiki kesalahan di bulan ramadhan:: KESEBELAS : Anggapan bahwa makan dan minum dalam keadaan lupa membatalkan puasa.

::memperbaiki kesalahan di bulan ramadhan:: KEDUA BELAS : Anggapan bahwa bersuntik membatalkan puasa.

::memperbaiki kesalahan di bulan ramadhan:: KETIGA BELAS : Perasaan ragu mencicipi makanan.

::memperbaiki kesalahan di bulan ramadhan:: KEEMPAT BELAS : Meninggalkan berkumur-kumur dan menghirup air (ke dalam hidung) ketika berwudhu.

::memperbaiki kesalahan di bulan ramadhan:: KELIMA BELAS : Anggapan bahwa tidak boleh mandi dan berenang atau menyelam dalam air.

::memperbaiki kesalahan di bulan ramadhan:: KEENAM BELAS : Anggapan menelan ludah membatalkan puasa.

::memperbaiki kesalahan di bulan ramadhan:: KETUJUH BELAS : Anggapan tidak boleh mencium bau-bauan yang mengenakkan.

::memperbaiki kesalahan di bulan ramadhan:: KEDELAPAN BELAS : Menghabiskan waktu di bulan Ramadhan dengan perbuatan dan perkataan sia-sia.

::memperbaiki kesalahan di bulan ramadhan:: KESEMBILAN BELAS : Menyibukkan diri dengan pekerjaan rumah tangga di akhir bulan Ramadhan.

::memperbaiki kesalahan di bulan ramadhan:: KEDUA PULUH : Membayar Fidyah sebelum meninggalkan puasa.

::memperbaiki kesalahan di bulan ramadhan:: KEDUA PULUH SATU : Anggapan bahwa darah yang keluar dari dalam mulut dapat membatalkan puasa. ::terakhir::

Lihatlah kepada orang yang lebih rendah daripada kalian dan jangan melihat orang yang lebih di atas kalian.. yang demikian ini (melihat ke bawah) akan membuat kalian tidak meremehkan nikmat Allah yang diberikan-Nya kepada kalian. [HR. Muslim]

Kalau manusia lupa bahwa rezeki itu datangnya dari Allah dan menganggap bahwa rezeki itu adalah hasil upaya manusia itu sendiri maka manusia akan menjadi pelit.

Barangsiapa yang memudahkan atas seseorang yang mengalami kesempitan, niscaya Allah akan melapangkan kesulitannya di dunia dan di akhirat. [hadits arba’in an nawwawiyyah no 36]

Comments»

1. althafunnisa - January 8, 2010

alhamdulillah..artikel kamu ini banyak memberi saya pengajaran yang bermanfaat..=)

arif aja deh - January 8, 2010

alhamdulillaah..

2. wiwi - January 28, 2010

bagus bgt artikel,. bs nambah pengetahuan lg ^_^

3. icha - January 29, 2010

Alhamdulillah….terus berkarya ya….

arif aja deh - January 29, 2010

alhamdulillaah..
na’am,semoga bermanfaat..

4. berliand - March 9, 2010

Subhanallah :)

5. ridwan_neutron - October 2, 2010

Suka bagian ini
“Maukah aku beritahukan kepada kalian, istri-istri kalian yang menjadi penghuni surga yaitu istri yang penuh kasih sayang, banyak anak, selalu kembali kepada suaminya. Di mana jika suaminya marah, dia mendatangi suaminya dan meletakkan tangannya pada tangan suaminya seraya berkata: “Aku tak dapat tidur sebelum engkau ridha.” [HR. An-Nasai]
Subhanallah, indah bgt.. :D
mungkin sumbernya bisa ditambahkan ini pak agar lengkap:
(HR. An-Nasai dalam Isyratun Nisa no. 257. Silsilah Al-Ahadits Ash Shahihah oleh Asy-Syaikh Al Albani rahimahullah, no. 287)
agar yang melihat bisa merujuk ke kitabnya langsung, dengan membuka kitab langsung bisa d ambil faidah lebih banyak. karena ketika saya buka kitabnya ada tambahan laki-laki juga, matannya begini:

“Maukah aku beritahukan kepada kalian, kaum laki-laki yang akan menjadi penghuni surga?(Mereka itu adalah): Nabi menjadi penghuni surga, orang yang jujur menjadi penghuni surga,syahid menjadi penghuni surga, anak yang terlahir akan menjadi penghuni surga, dan seorang laki-laki yang mengunjungi saudaranya di penjuru kota dengan ikhlash karena Allah(juga akan menjadi penghuni surga). Wanita-wanita kalian yang menjadi penghuni surga adalah yang penuh kasih, banyak anak, dan banyak kembali kepada suaminya(setia), yang jika suami datang dalam keadaan marah kepadanya, ia akan mendatanginya dengan meletakkan tangannya di atas suaminya, dan berkata: Aku tak dapat tidur nyenyak sebelum engkau lega.”
hanya sekedar tambahan saja.. :)

arif aja deh - October 2, 2010

jazaakallaahu khayran atas tambahannya..
khayran insyaaAllaah ^^

fery - October 5, 2010

tambahan yang bagus,
semoga lekas membagi undangan (:

arif aja deh - October 6, 2010

aamiin..
saya juga diundang yah ^^

6. khairul hamsyah - April 10, 2011

alhamdulilah, masih bisa baca artikel ini, semoga yang tulis jangan pernah berhenti menulis semoga bermanfaat bagi semua muslim dan muslimat amin

7. habibah isnaini - July 1, 2011

semoga setelah q baca artikel di atas,,,bisa q amalkan walawpn hanya sebagian saja..

haniki - July 5, 2011

aamiin

8. irfan eko - September 22, 2012

Good and syukran.. “:)

haniki - October 16, 2012

‘afwan..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: