jump to navigation

Faidah Ringkas dari Syarh Kitab Arba’in Imam Nawawy [Hadits 15] June 16, 2014

Posted by haniki in ilmu.
Tags: , , , , ,
trackback

Hadist ke-15 :
Sikap Dermawan dan Diam

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ :

مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْراً أًوْ لِيَصْمُتْ، وَمَنْ كَانَ يُؤْمِنُبِاللهِ وَاْليَوْمِ الآخِرِ فَلْيُكْرِمْ جَارَهُ، وَمَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ فَلْيُكْرِمْ ضَيْفَه

ُ[رواه البخاري ومسلم]

_______

Dari Abu Hurairah Rodhiyallaahu ‘anhu berkata;
Bahwasanya Rosulullah Shallallaahu ‘alaihi wasallam Bersabda :

“Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari kiamat maka berkatalah yang baik atau diam saja.

Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari kiamat maka muliakanlah tetangganya.

Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari kiamat maka muliakanlah tamunya”.

(HR. Al Bukhory & Muslim)

Faidah hadist kelima belas :

– Hadist ini terdiri dari adab-adab Islam yang wajib dimiliki seorang Muslim diantaranya :

– Memuliakan tamu, karena seorang tamu memiliki haknya:

Kalau dia Muslim dan keluarga kerabat maka haknya ada tiga :
▪ sebagai kerabat
▪ sesama Muslim
▪ sebagai tetangga

– Kalau dia kafir maka haknya cuma satu yaitu sebagai tetangga.

– Wajibnya memuliakan tetangga dan tidak membuat gangguan terhadapnya serta wajib berbuat baik terhadap tetangga.

✔Karena orang yang tidak membuat aman tetangga termasuk orang yang kurang sempurna keimanannya, berdasarkan sabda Nabi Shallallaahu ‘alaihi wasallam:

“Demi Allah tidak beriman ,demi Allah tidak beriman,demi Allah tidak beriman!!!

Sahabat bertanya : siapa ya Rosulullah?

Beliau menjawab : Orang yang tetangganya tidak merasa aman dari kejahatannya.”

– Wajib memuliakan tamu selama satu hari satu malam adapun setelahnya sunnah.

– Sebaiknya bagi tamu tidak berlama-lama dalam bertamu dan apabila bertamu lebih dari 3 hari maka harus minta izin kepada tuan rumah terlebih dahulu sehingga tidak membebaninya.

– Perhatian dan penjagaan Islam terhadap tamu dan tetangga sebagai bentuk wujud kesempurnaan Islam ini.

– Dalam Islam terdapat peniadaan Iman karena kurang sempurnanya keimanan tersebut. Penafian keimanan terbagi 2 :

▪ Penafian Mutlak: peniadaan iman secara mutlak dan ini bagi orang kafir.
▪ Mutlak nafi: mutlaknya peniadaan iman dan ini terdapat pada seorang mukmin yang terjatuh pada perbuatan salahsatu cabang kekufuran, namun masih terdapat keimanan pada dirinya.

Dan ini adalah prinsip ahlussunnah.

و الله أعلم
و العلم عند الله عز و جل

Ustadz Abu Hammam Al-Atsary (anggota grup FBF 7)

Sumber : WA Forum Berbagi Faidah

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: