jump to navigation

Faidah Ringkas dari Syarh Kitab Arba’in Imam Nawawy [Hadits 10] June 16, 2014

Posted by haniki in ilmu.
Tags: , , , , ,
trackback

Hadist ke-10

اﻻﻗﺘﺼﺎﺭ ﻋﻠﻰ اﻟﺤﻼﻝ اﻟﻄﻴﺐ
ْ
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :

إِنَّ اللهَ تَعَالَى طَيِّبٌ لاَ يَقْبَلُ إِلاَّ طَيِّباً، وَإِنَّ اللهَ أَمَرَ الْمُؤْمِنِيْنَ بِمَا أَمَرَ بِهِ الْمُرْسَلِيْنَ

فَقَالَ تَعَالَى : ,يَا أَيُّهَا الرُّسُلُ كُلُوا مِنَ الطَّيِّبَاتِ وَاعْمَلُوا صَالِحاً

–وَقاَلَ تَعَالَى : , يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوا كُلُوا مِنْ طَيِّبَاتِ مَا رَزَقْنَاكُمْ –

ثُمَّ ذَكَرَ الرَّجُلَ يُطِيْلُ السَّفَرَ أَشْعَثَ أَغْبَرَ يَمُدُّ يَدَيْهِ إِلَى السَّمَاءِ ياَ رَبِّ يَا رَبِّ وَمَطْعَمُهُ حَرَامٌ وَمَشْرَبُهُ حَرَامٌ وَمَلْبَسُهُ حَرَامٌ وَغُذِّيَ بِالْحَرَامِ فَأَنَّى يُسْتَجَابُ لَهُ .
[رواه مسلم]

_______
Dari Abu Huroiroh Rodhiyallahu ‘anhu Beliau berkata :
Telah bersabda Rosulullah Shallallaahu ‘alaihi wasallam:

“Sesungguhnya Allah itu Maha Baik dan tidak akan menerima sesuatu kecuali yang baik-baik saja.

Dan sesungguhnya Allah memerintahkan kaum mukminin sebagaimana Allah memerintahkan para Rosul.

Allah Ta’ala berfirman:
(Wahai para Rosul makanlah oleh kalian yang baik-baik dan beramallah dengan amalan amalan sholeh)

Dan Allah Ta’ala berfirman :
(Wahai orang-orang yang beriman makanlah oleh kalian dari yang baik-baik yang telah kami rizqikan untuk kalian)

Kemudian beliau menyebutkan tentang seseorang yang melakukan perjalanan panjang kusut masai rambutnya (dan) berdebu, Ia menengadah tangannya ke langit seraya memohon:
Ya Robbi Yaa Robbi !!

Sedangkan makanannya harom dan minumannya harom serta makanannya harom dan ia diberi dari makanan yang harom,

Lalu bagaimana mungkin do’a akan terkabulkan !”
(HR. Muslim)

Faidah hadits sepuluh :

▪ Allah Ta’ala Maha Baik DzatNya, sifat-sifatNya , perbuatanNya dan Allah tidak akan menerima sesuatu melainkan Dzatnya baik dan usahanya baik.

Adapun yang jelek Dzatnya seperti khamr atau (perolehan) usahanya jelek seperti Riba maka tidak akan diterima oleh Allah Ta’ala.

▪ Beberapa perkara yang bisa menjadi sebab do’a menjadi mustajab (dikabulkan) diantaranya:
– safar
– kesulitan yang sangat
– mengangkat tangan
– tawasul dengan Nama dan sifatNya

▪ Diantara sebab do’a kita menjadi tidak mustajab yaitu dari makanan harom yang kita makan dan pakaian harom yang kita kenakan.

▪ Allah Ta’ala memerintahkan kita untuk memakan yang baik lagi halal dan mensyukurinya.

▪ Bahwasanya para Rosul juga dibebankan (kewajiban) beribadah sebagaimana kaum mukminin seluruhnya.

▪ Wajibnya bersyukur atas nikmat Allah Ta’ala.

▪ Seyogyanya bahkan wajib bagi seorang hamba untuk mengerjakan sebab-sebab yang akan menyampaikan keinginannya dan meninggalkan hal-hal yang akan menghalanginya dari apa yang ia inginkan.

Wallahu ‘alam

العلم عند الله تعالى

Ustadz Abu Hammam Al-Atsary (anggota grup FBF 7)

Sumber : WA Forum Berbagi Faidah

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: