jump to navigation

Mengenal Faringitis Akut September 6, 2009

Posted by haniki in ilmu.
Tags: , , , ,
trackback

Definisi
Faringitis (pharyngitis) didefinisikan sebagai peradangan faring.

Akut : terjadi dalam waktu yang cepat (hitungan hari ; umumnya dengan batasan 1 minggu)

Faringitis akut sendiri didefiniskan sebagai radang tenggorokan dengan rasa nyeri dan kering, khususnya sewaktu menelan, yang diikuti oleh pelembaban faring, kongesti (akumulasi berlebihan )selaput lendir, dan demam.

Etiologi
Faringitis umumnya bias disebabkan oleh berbagi jenis kuman. Namun yang paling sering adalah dari jenis bakteri seperti streptococcus β hemolitikus, streptococcus viridians dan streptococcus piyogenes. Namun virus pun bisa menyebabkan faringitis antara lain virus influenza (A dan B), parainfluenza (tipe 1-4), adenovirus dan ECHO.

Penularan
Pada umumnya, infeksi ini menular melalui kontak dan secret (lendir) dari hidung maupun ludah (droplet infection).

Gejala dan Tanda
–      Pada gejala awal penyakit, penderita umumnya merasakan rasa gatal dan kering pada tenggorokannya.
–      Malaise (kelemahan) dan juga sakit kepala merupakan gejala yang sering ditemukan karena adanya proses peradangan pada faring.
–      Selain itu, suhu tubuh bisa mengalami sedikit kenaikan (subfebris).
–      Eksudat (lendir) pada faring menebal (karena pada awal penyakit terjadi peningkatan produksi eksudat). Eksudat ini biasanya sulit untuk dikeluarkan. Untuk mengeluarkannya biasanya dengan batuk.
–      Suara menjadi parau/serak karena peradangan juga mengenali laring.
–      Selain itu, biasanya penderita mengalami kesulitan menelan (disfagia) akibat nyeri telan.
–      Nyeri bisa dirasakan hingga ke telinga.
–      Pada pemeriksaan akan dijumpai faring yang berwarna kemerahan dan kering.
–      Pada jaringan limfoid tampak berwarna kemerahan dan bengkak.

Diagnosis
Penegakan diagnosis umumnya tidak mengalami kesulitan, terutama dengan melihat gejala dan tanda yang dikiat dari penderita. Untuk dapat menentukan etiologi, dapat dilakukan biakan tenggorokan.

Pengobatan
Pengobatan secara medikamentosa umumnya menggunakan antimikroba, antibiotik (dalam dosis terapeutik), dapat pula dilakukan dengan cara irigasi hangat pada tenggorokan.

Selain itu pemberian cairan yang adekuat, menghindari makanan pedas, berminyak, mengandung vetsin, es juga disarankan.

*catatan logbook  PBL : Respiratory System blok (10 April 2007)

Refrensi : kamus kedokteran Dorland :1695,  BOIES THT, EGC.

Sumber:
http://kholilahpunya.wordpress.com/2009/06/13/sekilas-tentang-faringitis-akut/

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: