Download Rekaman Kajian Tajwid Bersama Ustadz Muhammad Na’im Lc December 27, 2010
Posted by haniki in ilmu.Tags: al qur'an, audio, daurah, download, kajian, rekaman, tajwid
2 comments
Bersama Nara Sumber yang Diakui Kepakarannya dalam Ilmu Tajwid, yang Sanad Bacaan Beliau Bersambung Sampai kepada Rasulullaah Shallallaahu ‘Alaihi WasSallam.
1. Hari Pertama Ba’da ‘Isya’ :
![]()
Atau :
http://post.ly/1O2W6
2. Hari Kedua Ba’da Shubuh :
![]()
Atau:
http://post.ly/1O2Zt
3. Hari Kedua Ba’da Ashar :
![]()
Atau :
http://post.ly/1O2Y0 (more…)
Puasa Asyura December 14, 2010
Posted by haniki in ilmu.Tags: asyura, ibadah, muharram, nafilah, puasa, shaum, sunnah, tasu'a
add a comment
Para pembaca yang semoga Allah subhanahu wa ta’ala senantiasa memberikan rahmat dan hidayah-Nya kepada kita. Alhamdulillah, saat ini kita sedang berada di bulan Muharram. Suatu bulan yang agung dan mulia, bulan yang terdapat di dalamnya suatu kejadian yang merupakan salah satu bukti dari kekuasaan Allah subhanahu wa ta’ala. Pada salah satu hari di bulan ini Allah subhanahu wa ta’ala telah menyelamatkan Nabi Musa ‘alaihis salam dan kaumnya dari kejaran Fir’aun dan bala tentaranya, Allah subhanahu wa ta’ala berfirman (artinya): “Dan (ingatlah), ketika Kami belah laut untukmu, lalu Kami selamatkan kamu dan Kami tenggelamkan (Fir’aun) dan pengikut-pengikutnya sedang kamu sendiri menyaksikan.” (Al Baqarah: 50) (more…)
Fenomena TKI di Arab Saudi November 27, 2010
Posted by haniki in ilmu.Tags: arab, arab saudi, fenomena, tenaga kerja, tenaga kerja indonesia, tki, tkw
1 comment so far
Sebuah pemerintahan Islam atau masyarakat Islam bukanlah sebuah kumpulan orang-orang yang tidak pernah berbuat dosa sama sekali, sehingga kita bisa menuduh para ulama yang membimbing masyarakat tersebut telah gagal atau tidak becus dalam membina negaranya.
Bahkan di masa kepemimpinan Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam yang masyarakatnya adalah generasi terbaik ummat ini, ada orang yang didera karena minum khamar[1], ada yang dirajam karena berzina[2], bahkan ada yang murtad keluar dari Islam[3]. Namun tidak ada satupun yang menuduh Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam telah gagal mendidik para sahabatnya. Karena memang, tidak ada satupun manusia yang terjaga dari kesalahan selain para Nabi dan Rasul ‘alaihimussalam, olehnya Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda:
كُلُّ بنِي آدَمَ خَطَّاءٌ ، وَخَيْرُ الْخَطَّائِينَ التَّوَّابُونَ
“Setiap anak adam senantiasa berbuat salah, dan sebaik-baik orang yang berbuat salah adalah yang senantiasa bertaubat.” (HR. At-Tirmidzi dan Ibnu Majah, dihasankan Asy-Syaikh Al-Albani dalam Shohihut Targhib, no. 3139) (more…)
Puasa Arafah dan Idul Adha, Ikut Pemerintah atau Arab Saudi? November 15, 2010
Posted by haniki in ilmu.Tags: arab saudi, arafah, dzulhijjah, ibadah, idul adha, puasa, puasa arafah, wukuf
add a comment
Pendahuluan
Tahun ini, pemerintah Indonesia secara resmi menetapkan bahwa hari raya Idul Adha 10 Dzulhijjah 1431 Hijriyah bertepatan dengan tanggal 17 November 2010 Masehi, berbeda dengan pemerintah Arab Saudi yang menetapkan bahwa hari raya yang juga disebut hari haji akbar itu jatuh pada sehari sebelumnya, bertepatan 16 November 2010. Ini berarti bahwa jama’ah haji melakukan wukuf di Arafah pada tanggal 15 November 2010.
Dari sinilah kemudian muncul pertanyaan, kapan kita yang berada di Indonesia ini berpuasa Arafah dan berhari raya kurban? Apakah tetap mengikuti pemerintah kita atau mengikuti Arab Saudi? Dan apakah memungkinkan kalau puasa Arafahnya mengikuti waktu wukufnya jama’ah haji, sementara idul adhanya mengikuti pemerintah? (more…)
Kapankah Kita Puasa Arafah Jika Ru’yah Hilalnya Berbeda dengan Makkah? November 13, 2010
Posted by haniki in ilmu.Tags: arafah, dzulhijjah, hilal, ibadah, makkah, puasa, puasa arafah, ru'yah
add a comment
Oleh: Asy Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin
Fadhilatus Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin ditanya,
“Apabila hari Arafah berbeda karena perbedaan masing-masing wilayah di dalam mathla’ (tempat terbit) hilal, maka apakah kita berpuasa mengikuti ru’yah negeri tempat kita berada ataukah kita berpuasa mengikuti ru’yah Al-Haramain (Makkah dan Madinah –pent)?
Maka beliau menjawab,
Perkara ini dibangun di atas ikhtilaf para ulama, apakah hilal itu satu saja untuk seluruh dunia atau berbeda sesuai mathla’nya (tempat terbit bulan). Dan yang benar bahwa penampakan hilal berbeda sesuai dengan perbedaan mathla’. (more…)
Musibah Merapi dan Aliran Kebatinan (Kejawen) November 11, 2010
Posted by haniki in ilmu.Tags: aliran kebatinan, aqidah, kejawen, merapi, musibah, syirik, tauhid
2 comments
Sangat disayangkan, di tengah-tengah derita kaum Muslimin Yogyakarta akibat musibah Merapi, Paguyuban Kebatinan Tri Tunggal (PKTT) Yogyakarta semakin memperparah dengan “musibah” yang menghantam aqidah kaum muslimin. Yaitu dengan mengadakan suatu upacara kesyirikan dan kedurhakaan kepada Allah Ta’ala; menyembelih untuk selain Allah Ta’ala dan berbagai bentuk kesyirikan lainnya, demi menyenangkan setan-setan penghuni Merapi.
Ritual tolak bala ini tidak diragukan lagi adalah kesyirikan dan kekafiran kepada Allah Ta’ala, sebab menyembelih itu ibadah, dan ibadah tidak boleh dipersembahkan kecuali kepada Allah Ta’ala. Sebagaimana firman-Nya:
قُلْ إِنَّ صَلاتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ لَا شَرِيكَ لَهُ وَبِذَلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا أَوَّلُ الْمُسْلِمِينَ
“Katakanlah, ‘Sesungguhnya shalatku, sembelihanku (kurbanku), hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Rabb semesta alam, tiada sekutu baginya; dan demikian itulah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama menyerahkan diri (kepada Allah).’” (Al-An’aam: 162-163)
Nabi shallallahu’alaihi wa sallam bersabda:
وَلَعَنَ اللَّهُ مَنْ ذَبَحَ لِغَيْرِ اللَّهِ
“Dan Allah melaknat orang yang menyembelih untuk selain-Nya.” (HR. Muslim dari Ali bin Abi Thalib radhiyallahu’anhu) (more…)
Renungan Musibah Merapi November 8, 2010
Posted by haniki in ilmu.Tags: aqidah, bencana, dosa, gunung merapi, maridjan, merapi, musibah, petruk, ponimin, renungan, syirik, taubat, tauhid
add a comment
بسم الله الرحمن الرحيم
Musibah karena Dosa
“Telah tsabit dari Khalifah Ar-Rasyid Amirul Mukminin Umar bin Abdul Aziz rahimahullah, bahwasannya ketika terjadi musibah gempa di zaman beliau, maka beliau menulis surat kepada seluruh jajarannya di seluruh daerah berisi perintah agar mereka memerintahkan kaum muslimin untuk bertaubat kepada Allah Ta’ala, memohon kepada-Nya dan minta ampunan dosa-dosa yang mereka kerjakan.” (Majmu’ Fatawa Syaikh Bin Baz rahimahullah, 2/129)
Sungguh tepatlah apa yang dilakukan oleh pemimpin kaum muslimin ini, sebab bencana yang menimpa manusia, tidak lain karena dosa yang mereka kerjakan. Allah Ta’ala berfirman:
وَمَا أَصَابَكُمْ مِنْ مُصِيبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ أَيْدِيكُمْ وَيَعْفُو عَنْ كَثِيرٍ
“Dan musibah apapun yang menimpa kalian adalah disebabkan oleh perbuatan tangan kalian sendiri. Dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahan kalian).” (Asy-Syuraa: 30) (more…)
Peduli Musibah Gunung Merapi di Yogyakarta November 5, 2010
Posted by haniki in ilmu.Tags: gunung, gunung merapi, merapi, musibah, peduli
add a comment
Bismillah…
Terkait dengan musibah gunung Merapi yang melanda daerah Magelang, Klaten, Boyolali, dan DI.Yogyakarta, pada hari ini, tanggal 5 November 2010 – 28 Dzulqa’dah 1431 H pukul 14.00 diadakan rapat tanggap darurat sebagai antisipasi awal untuk membantu meringankan beban korban yang ada di wilayah tersebut.
Rapat tersebut dipimpin oleh Ustadz Abdul Haq dan dihadiri oleh:
1. Ustadz Abdul Jabbar
2. Ustadz Abdul Mu’thi
3. Ustadz Muhammad Higa
4. Ustadz Abu Ishaq Abdullah Nahar
5. Ustadz Hamzah bin Rifa’i, dan beberapa ikhwah.
Dan hasil pertemuan adalah sebagai berikut:
1. Posko Utama Musibah Merapi DIY
Ma’had Ar-Ridho
Dusun Dagaran RT 06 RW 46 Jurug Bangunharjo Sewon Bantul
2. Pusat Informasi:
PAKIS (Panitia Kajian Islam) Yogyakarta
Telp: 0274-7170587 / 085747566736 (more…)
Kajian “Bila Ummat Tanpa Ulama” di Al Anshor Sleman November 5, 2010
Posted by haniki in ilmu.Tags: al anshar, bila ummat tanpa ulama, daurah, kajian, sleman, ulama, umat, ummat
add a comment
. : : Tema : : .
“Bila Ummat Tanpa ‘Ulama”
dari kitab Al Arba’una Hadiitsan fii Madzhabis Salaf karya Asy Syaikh Ali bin Yahya Al Haddadi
. : : Pemateri : : .
Al Ustadz Muhammad Afifuddin As Sidawy
(Pengasuh Ma’had Al Bayyinah Gresik)
. : : Waktu : : .
Senin, 1 Dzulhijjah 1431 H/8 November 2010
Pukul 09.00 WIB – selesai (more…)
Bagaimana Seharusnya Seorang Muslim Menilai Sosok Mbah Maridjan? November 4, 2010
Posted by haniki in ilmu.Tags: aqidah, gunung merapi, mbah maridjan, menilai, merapi, syirik, tauhid
4 comments
Oleh: Ustadz Abu Ibrahim Abdullah Al Jakarty
Selain meletusnya Gunung Merapi, kematian Mbah Maridjan juga menjadi obrolan berbagai lapisan masyarakat akhir – akhir ini dikarenakan keterkenalan tokoh yang satu ini sebagai Kuncen (juru kunci,ed)Gunung Merapi dan menjadi korban panasnya debu vulkanik Gunung Merapi. Apalagi diberitakan bahwa dia meninggal dalam keadaan sujud(bukan sujud ke arah qiblat tapi ke arah selatan, ed). Dan tidak sedikit orang yang memujinya karena mati dalam keadaan sujud, keberanian dan berbagai alasan lainnya. Dan hampir tidak ada komentar yang tak senada dengan komentar – komentar di atas. Lalu bagaimanakah seorang muslim yang terbimbing dengan agama yang benar setelah hidayah taufiq dari Allah menilai sosok Mbah Maridjan ? Insya Allah penjelasan sederhana berikut ini akan menjadi penjelas bagaimanakah seharusnya seorang muslim menilai seorang Mbah Maridjan
Seharusnya seorang itu jeli dalam setiap permasalahan apalagi yang menyangkut permasalahan agama. Cukup dengan mengetahui bahwasannya Mbah Maridjan sebagai seorang “Kuncen” Gunung Merapi maka seharusnya seseorang sudah bisa menilai sosok Mbah Maridjan dengan benar serta tidak memuji dan mengaguminya. Karena dibalik kata Kuncen terdapat keyakinan – keyakinan sesat, keyakinan -keyakinan syirik. Diantara hal – hal yang menunjukkan kesyirikan yang dilakukan Mbah Maridjanakan dijelaskan dalam beberapa point berikut ini. (more…)
Penyebab Terbesar Bencana Merapi November 2, 2010
Posted by haniki in ilmu.Tags: aqidah, bencana, gunung merapi, kyai sapu jagat, labuhan merapi, merapi, penyebab, syirik, tauhid, terbesar
3 comments
Tradisi LABUHAN MERAPI yang pernah dipimpin MARIDJAN untuk menghormati KYAI SAPU JAGAT [Iblis penghuni Merapi, semoga Allah Ta'ala melaknatnya] yang mereka yakini sebagai penjaga keselamatan dan ketentraman Kesultanan dan warga Jogya, adalah bentuk SYIRIK kepada ALLAH TA’ALA dalam ULUHIYYAH dan RUBUBIYYAH sekaligus dan SEBAB TERBESAR bencana Merapi.
Betapa Allah Ta’ala tidak murka, ibadah yang seharusnya hanya dipersembahkan kepada-Nya mereka persembahkan kepada IBLIS PENGHUNI GUNUNG MERAPI. Mereka persembahkan beberapa bentuk ibadah kepadanya:
1. Memohon keselamatan kepadanya [Du'aul Mas'alah]
2. Harap kepadanya [ibadah hati]
3. Takut kepadanya [ibadah hati]
4. Tawakkal kepadanya [ibadah hati]
5. Biasanya ditambahi dengan sesajen berupa hewan sembelihan dan berbagai jenis makanan sebagai persembahan kepadanya (more…)






